Polres Basel SP3 Perkara Penyebaran Hoax

0
149

Tribratanewspolresbangkaselatan (01/08) – Satreskrim Polres Bangka Selatan melakukan penghentian penyidikan terhadap dugaan tindak pidana penyebaran Hoax terhadap akun-akun media sosial dalam hal ini akun instagram atas nama DWI PUTRA ADHARI bin MIRZANI pada hari Jumat 29 Juli 2022 lalu.

Adapun penyebaran hoax dalam akun DP tersebut menjeleskan tentang covid-19 dimana bertuliskan “Kabar terbaru dari kawan baru 1 jam yang lalu di Toboali sudah ada yang positif corona orang bugis baru pulang dari daerah lain dapat kabar, semua masjid di toboali sudah ada di siarkan di masjid jadi masyarakat pangkalponang harus lebih waspada hindari tempat ramai, tidak perlu keluar rumah jika tidak penting pakai masker dan jaga kebersihan”. Dengan adanya berita tersebut DP sempat disangkakan pasal tentang “Barang siapa menyiarkan suara berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 14 ayat (2) atau Barang siap menyiarkan kabar yang tidak pati atau kabar yang berlebihan atau yang tidak lengkap sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga bahwa kabar demikian mudah menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat sebagaimana dimaksud Pasal 15 Undang-undang No.1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum pidana.

Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan AKP Chandra Satria membenarkan adanya kejadian tersebut, namun setelah di lakukan pendalaman oleh penyidik dan dilakukan gelar perkara bersama mendapatkan hasil yaitu perkara tersebut belum cukup bukti, sesuai petunjuk Jaksa Penuntut Umum bahwa unsur membuat keonaran tidak terpenuhi dan untuk memberikan kepastian hukum terhadap terlapor maka perkara ini dilakukan SP3 atau penghentian penyidikan.

Setelah dilakukan penyelidikan dari hasil pemeriksaan warga setempat bahwa tidak ada terjadi keonaran di wilayah toboali dan info status tersebut belum sempat viral di wilayah toboali.

Penyidik pembantu satreskrim Polres Basel atas petunjuk Kasat Reskrim akhirnya melakukan penghentian penyidikan dugaan tindak pidana penyebaran hoax tersebut yang tentunya dengan berpedoman pada Pasal 109 KUHAP.

Dalam hal ini juga di kirimkan kepada terlapor Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) guna sebagai syarat kelengkapan administrasi penyidikan yang di tembuskan sebagai sarana pemberitahuan kepada terlapor, ujar Kasat Reskrim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here